Selasa, 29 September 2009

Mellow.. Blue.. Atau apalah itu namanya...

Ada banyak alasan, ga banyak juga mungkin beberapa alasan lebih tepatnya yang membuat saya tidak begitu menikmati hari ini seperti biasanya.

Pertama, karena saya baru menginjakkan kaki di Jakarta setelah sekian lama berkumpul dengan keluarga, 4 minggu lebih tepatnya saya bersama mereka. Memang saya tergolong anak manja, maklum saya adalah anak paling tampan dan paling muda dalam keluarga karena kakak-kakak saya semuanya cewek dan sudah menikah. Jadi, tidak usah saya ceritakan lanjutannya, temen-temen pasti sudah bisa menebak sendiri (Use your imagination buddy). Ditambah teman-teman yang biasanya membuat saya tertawa belum tiba di kota yang lebih kejam dari ibu tiri ini.

Alasan selanjutnya adalah hari ini tanggal 29 September 2009, beberapa ada yang berbahagia hari ini karena ulang tahun seperti teman kita yang satu ini, sedangkan bagi yang lain hari ini adalah hari perayaan. Yah, perayaan diatas penderitaan orang lain lebih tepatnya begitu (lebay mode on) but it’s true. Memang hari ini saya jauh lebih baik dibandingkan dua tahun yang lalu, tahun kemarin. “Hidup itu berat kawan” kata itu pernah diucapkan oleh teman baik saya, tapi semuanya tergantung pada diri kita masing-masing. It could all be so simple if we make our life easier. Masalahnya saya bukanlah orang yang terlalu meringankan masalah, sebaliknya saya lebih suka melebih2kannya. Sudahlah  selamat saja buat yang berbahagia disana, karena berkat kalian jugalah saya memilih kuliah disini sehingga saya memiliki banyak teman.. Thanks to all my dear fellas in this beautiful college, no matter how bad our campus looks like (I mean the building which are being renovated ^^)

Dan terakhir, saya kehilangan satu lagi temen yang baik hati dan tidak sombong juga suka mentraktir. Tanggal 27 september 2009 kemarin, dia telah pergi jauh meninggalkan keluarganya, saya dan teman-teman yang lain untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi, kita berdua pernah berencana untuk mengadakan wisata kuliner malam terakhir sebelum keberangkatannya ke negeri itu (sudahlah ga usah tau), beliau meruapakan salah satu orang yang meneguhkan hati saya when I was in the lowest point of my life dan tak segan2nya menerima telepon saya baik itu pagi, siang, sore, malam bahkan jam 1 malam sekalipan. Arrivederci kanopi, semoga kita bisa segera bertemu lagi.

Ok.. I feel so much better now…

Bon Jovi – This ain’t a love song (now playing)

Comments are always welcome

7 komentar:

  1. Jadi mellow nya tuh karena apa, Muse ? Ngga sekedar karena kepergian Beliau ke negerinya Doraemon itu kan ? Hehehe ..
    Hyuuukkk, semangat !!!

    BalasHapus
  2. Bukan zah... Tapi karena kuota telkomsel yang dikurangi hohohoho....

    BalasHapus