Sabtu, 26 Juni 2010

Bocor.....

Hujan deras yang melanda Bintaro dan sekitarnya, saat pertandingan Noya Widiyanto/Liliana Natsir Vs Nadice Zieba/Robert apa gitu, membuat saya memang fokus kepada pertandingan itu sehingga melupakan kamar yang bocor hiks...

Ketika pertandingan usai barulah saya sadar, bahwa telah ada genangan air di samping karpet. Langsunglah kerja rodi dimulai, lap sana-sini, ambil ember dan beres2 barang2.. Diantara 7 kamar yang ada di kost ini, Kenapa hanya kamar saya yang bocor?

Dan sampai sekarang langit kembali menangis... Hiks.....

What a day....

Inilah kondisi kamar saya yang bocor itu...

 

Minggu, 20 Juni 2010

Everybody's Fine

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Film ini juga direkomendasiin oleh teman, dan senin pagi ini saya baru mennontonnya (penting!!).

Tentang kehidupan keluarga yang baru saja ditinggal oleh sang ibu. Pada suatu akhir pekan, mereka berencana untuk berkumpul di rumah sang ayah. Keluarga ini terdiri dari ayah, ibu (yang baru meninggal), dan empat anak (dua cewek dan dua cowok), yang sudah besar.

Si ayah, yang bersemangat telah mempersiapkan semua keperluan untuk acara tersebut, tapi sayang menjelang satu per satu dari anak tersebut membatalkan kedatangan ke acara itu. Jadi, si ayah yang sudah tua ini, ingin membuat kejutan kepada anak2nya tersebut. Dari perjalanan inilah dia mengetahui kehidupan sebenarnya dari anak2nya itu. Pas ketemu sama masing-masing anak di kota yang berbeda di amerika itu, si Ayah ngasih mereka sepucuk surat. Pokoknya keren deh.....

Yang main ada Robert DeNiro sebagai Frank alias si Ayah, Drew Barrymore, Kate Beckinsale, Sam Rockwell dll. Karena tentang perjalanan sang ayah yang muter-muter amerika itu, mulai dari denver, New York, Chicago, dan Las Vegas. Saya baru sadar ternyata Amerika itu bagus banget, ga Cuma angkutannya tapi pemandangannya keren. Oh iya, saya juga suka liat kamera yang dipake si ayah waktu ngambil foto di film itu... ^^

Nonton film ini jadi ingat sama orang tua di kampung, dan menggambarkan kehidupan saat ini banget. Totally Drama.... dan saya menyukainya :P

PS : Buat yang blom nonton.. Jangan baca komen2 yang ada di bawah yak.. bikin spoiler tuh.. wkkwkwkkwkwkwkwk

Selasa, 08 Juni 2010

The Shawsank Redemption

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Ceritanya tentang seorang bankir yang bernama Andy Dufrense, yang dituduh membunuh istri dan selingkuhannya, sehingga dihukum selama berpuluh2 tahun di penjara yang bernama Shawsank. Disana dia ketemu dengan Ellis Boyd "Red" Redding. Pada awalnya Andy sering disiksa oleh penghuni penjara yang lain karena dia tidak mau bergabung dengan salah satu geng yang ada di penjara tersebut.

Penjara itu dipimpin oleh kepala penjara yang korup, dan sipir yang tidak manusiawi. Tapi berkat keahliannya sebagai bankir. Si Andy bisa memanfaatkan kesempatan itu dan membalikkan keadaan...

Reviewnya ga jelas banget ya? Hehehe.. Daripada spoiler :P, sekilas film ini mirip dengan film2 rating B yang biasa dimainin Jean Claude Van Damme atau Steven Seagal. Tapi, film ini benar2 beda. tidak banyak adegan kekerasan yang terlalu dibuat2, dan yang penting film ini adalah film cerdas hohohoho.... Keren banget deh....

Saya sempat googling, klo The Shawsank Redemption dirilis tahun 1994, dan meraih 7 nominasi oscar, termasuk Best Actor in a leading role untuk Morgan Freeman. Selain itu ada Tim Robbin yang actingnya keren banget sebagai bankir muda, cuma itu aja cast yang saya tau...

Luar biasa banget deh film ini.. 2,5 jam ga kerasa.... One of a must see movie before you die... :P (lebay)

Selasa, 01 Juni 2010

Tidung.. du..du..dung..dung


yang bikin bukan saya.. tenang ajah

Seharusnya saya memposting tulisan ini sebelum kerajaan majapahit runtuh. Tapi berhubung suasana liburan, rasa malas yang teramat sangat, menyerang saya. Akhirnya baru bisa nulis sekarang.

Tanggal 22-23 Mei kemarin, saya bersama tujuh orang teman yang lain, berkunjung ke Pulau Tidung yang terletak di kepulauan seribu, konon Pulau ini merupakan pulau terbesar di kepulauan seribu. Pulau tidung merupakan ibukota kecamata Kepulauan Seribu selatan, dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam dari muara angke.

Perjalanan dimulai sabtu jam 04.30, dari bintaro kita menuju ke Angke dengan singgah dulu di Slipi untuk jemput teman, nyampe Muara Angke sudah lewat dari jam 06.00, untunglah kapal ke Tidung belum berangkat, karena jadwal sebenarnya adalah jam 6 pagi dari Angke. Jadi, kita sempat sholat (buat yang sholat) dan lain-lain (BAK, BAB dll, karena di kapal tidak ada kamar mandi). Kapal yang kita tumpangi bernama “Madina”, mungkin karena lagi “Peak Season” aka Weekend, jadi kapal yang kita tumpangi lebih mirip dengan kapal yang mengangkut korban “human trafficking” daripada kapal penumpang komersil.

Sampai tidung, kita langsung menuju ke “guest house” yang bernama “Audy”. Tempatnya berjarak kurang lebih 200 M dari dermaga tidung (nama sebenarnya saya ga ngerti). Penginapan ini cukup recommended, ada TV plus siaran televisi yang sedikit kabur (berbintik-bintik kali ya lebih tepat), dua kamar tidur, satu ruang tamu dan ruang keluarga, serta ada dua kamar mandi, rumah ini juga berada dekat dengan masjid, selain gampang untuk beribadah, kita bisa menggunakan fasilitas di masjid yang masih baru ini seperti kamar mandi. ^^
Balik ke Pulaunya, mungkin karena I’d over expectation ke pulau ini, jadi ketika nyampe dan menginjakkan kaki di Tidung, kesan yang saya dapatkan adalah “well, it’s just ok to visit here”. Karena kedatangan kami disambut dengan sampah yang “katanya”merupakan kiriman dari Jakarta. Sayang sampah kiriman itu tidak terlalu dipedulikan sama penduduk atau pemerintah disana. Mungkin mereka dah bosan kali ya bersihin sampah yang menumpuk itu.

Sebenarnya bagus sih, ada jembatan yang menghubungkan antara tidung besar dan kecil, disitu banyak anak2 yang melompat dari atas jembatan ke laut trus moment itu diabadikan oleh pengunjung, pantai yang biru, trus dari atas jembatan itu kita bisa melihat hamparan laut yang luas dengan dengan degradasi warna yang rupawan, dan yang penting kita bisa melihat sunrise dan sunset dari kedua sisi yang berbeda di pulau itu. Kebetulan waktu kami kesana, sunset yang ada keburu tertutup awan sebelum tenggelam di ufuk barat, sedangkan sunrise, selain kedatangan kami yang hampir pukul 6.30 (baca kesiangan), juga mendung. Jadilah, yang ada cuma pose sana sini.

Teman-teman yang lain mungkin juga tidak seantusias seperti saya, sehingga yang kita lakukan di malam hari hanya tidur, dan ngobrol sebentar. Trus bangun agak siang, sampai ketika saya mau sholat subuh di masjid ada penduduk yang menegur, kenapa kita ga buru-buru ke pantai timur untuk melihat sunrise. Ternyata penduduk disana sangat perhatian terhadap pengunjung. ^^ (Co cweet)

Untuk snorkeling juga enak, tapi sebaiknya ke tengah, karena kalau di pinggir pantai tidak ada pemandangan bawah laut yang cukup layak dilihat, paling hanya ketemu satu atau dua ikan yang ada. Dan hati2 banya bulu babi (saya adalah korban dengan 5 tusukan dari bulu babi ketika tengah asyik snorkeling :P). Hmmmm… apalagi ya, oh iya kapal dari tidung ke angke hanya ada jam 8 pagi dan jam 1 siang, saran aja sih, klo naek kapal yang jam 1 pas musim rame, sebaiknya jam 12 udah ngetem di kapal, biar dapat tempat yang teduh.

Sebenarnya ada kapal lagi yang ke marina (ancol), namanya kerapu, nah kalau mau naek kapal ini, sebaiknya udah ngantri tiket di dermaga tidung sebelum jam 05.30 pagi, kerapu ini merupakan kapal cepat dengan kapasitas sekitar 25 orang harganya ga jauh beda dengan madina.

Biayanya sekitar 250rb, mulai dari angke-tidung-angke, sudah termasuk bakar2an ikan (disana sih dibilang barberque tapi lebih enak bakar2an), guest house plus 4 kali makan disana, sepeda, ongkos kapal, beli cemilan dan lain2.

Oh iya, moment yang paling saya sukai adalah bersepeda mengelilingi pulau itu. Menyenangkan sekali, melihat laut dan kita berjalan disisinya… ^^

PS : Foto dicomot dari kamera pocket dan hasil jepretan mbak eva…..