Pagi yang melelahkan, padahal akhir2 ini saya merasa tidak banyak berbuat dosa, tetapi pagi ini Tuhan memberikan cobaan yang cukup lumayan kepada saya, yang membuat saya menyadari bahwa saya adalah salah satu makhluk ciptaan yang dicintai-Nya... (mUL4i l3b4y)
Setelah, kemarin seharian kita kerja kelompok dari matahari terbit sampe hendak terbit lagi, yang sebagian besar diisi dengan menyebarkan, silet, samurai, golok, mandau dll. Mulai dari adu argumen sampe nonton tipi plus hujat2an disana-sini. Pengerjaan tugas terhitung efektif ketika hanya tiga orang yang tersisa. Karena setelah maghrib satu per satu dari 7 anak yang hadir pada mengundurkan diri, mulai dari jemput istri, ditelp istri, nganter anak ke dokter dan bla bla bla..
Sedangkan sebagai single fighter, sisa pekerjaan diserahkan kepada kita yang berstatus BELUM KAWIN di KTP.
Malamnya di kost saya mengedit2 pekerjaan yang telah dibuat, untuk diprint. Jam 11.30, pekerjaan sudah saya anggap selesai, dan saya langsung kirim ke temen kelompok yang lain. Paginya jam 4.30 saya bangun untuk nge-print, tiba2... Seorang teman menelepon, mengabari bahwa pekerjaan yang telah dibikin ada yang harus diedit, sedangkan tugas dikumpul jam 8 pagi.. It’s ok, karena saya masih punya cukup waktu untuk menyelesaikannya...
Dengan sedikit berkeluh saya kerjakan apa yang diminta teman, ketika saya anggap cukup. Dan siap di-print, saya langsung menghidupkan printer kemudian siap di print. Tiba2 printer ngadat..., OuWch 3iM eF Jie3.... dan tugas tidak bisa di-print. Telp sana-sini, untunglah ada Mak Lampir, yang bersedia ngeprint.. Tapi, skg bukan giliran printer, TELKOMS*L FLASH yang lemotnya minta ampun sampe dengan siang ini. Untuk mengirim file sebanyak 1,5 MB diperlukan waktu lebih dari 10 menit, padahal waktu sudah mendekati pukul 7.
Mandi alakadarnnya, berangkat dan sampe kampus menjelang jam 8, ternyata ruang masih sepi.. Mulailah saya merapikan tempat untuk presentasi yang penting bangeet itu, ketika semua orang sudah datang, dan siap maju.. Ternyataaaaaaaaaaaaaa.... Jreng.. jreng.. Bapak dosen, tidak bisa datang karena lagi tidak enak badan J
Pagi yang menyenangkan..........
Sepertinya kok kurang layak untuk diceritakan yak? Aahhh.. bodo’, yang penting cukup menjawab pertanyaan temen2 di QN saya pagi ini.. JJJ


, dulu ketika masih "kaya", saya hobi ngetem di warung kopi, sayang sekarang sudah jarang dan hampir tidak pernah malah, karena ga ada duit.. (poor me).. Dari semua jenis kopi yang ada, saya menyukai kopi sumatera, mungkin karena saya berasal darisana kali ya...
, membuat saya bangga hehehe.. dan beberapa bulan lalu, di salah satu artikel RDI, juga dibahas mengenai kopi, ternyata kopi sumatera lumayan diminati lho di kedai2 kopi di luar negeri.. Jadi, ayo kita ngopiiiii..... 

























