Senin, 27 Desember 2010

Selamat Ulang Tahun Ayah

Hari ini adalah hari ulang tahun ayah saya yang ke-62.. Wow, sudah tua juga ya beliau.. Padahal anaknya yang satu inikan masih qiyut dan imut (najis) J. Emg sih, saya ga nelepon beliau pagi-pagi banget, karena tadi pagi kondisi badan yang bener2 ga jelas. Dan agak siang saya ke kampus ngurusin skripsi hiks. Untung semuanya dah kelar...

Baru malam ini saya bisa menghubungi beliau, ternyata lagi otw kesini sama keluarga, oh senengnya. Ok, happy birthday daddy, H. Muchtar Luthfie itu namanya ^__^.... Semoga bahagia selalu, panjang umur, sehat, diberi kemudahan rejeki dan semuanya yang baik-baik... Hehehe.....

Walaupun beliau ga baca postingan ini.. gpplah.. *tuing2*

Sabtu, 18 Desember 2010

The Chronicles of Narnia : Voyage of The Dawn Treader

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Setelah DILARANG KERAS nonton film ini sendirian, akhirnya saya berkesempatan juga menonton film yang konon masuk list dalam “The Most Anticipated Movie of The Year”.

Di film ketiga ini, yang bisa masuk ke Narnia hanyalah Lucy dan Edmund, karena Susan dan Peter sudah akil baligh. Namun tidak hanya Lucy dan Edmund saja yang ke Narnia, mereka ditemani sepupu mereka yang menyebalkan bermuka bintik-bintik dan suka menulis catatan harian bernama “Eustace”.

Cerita diawali dengan kehidupan Lucy dan Edmund di rumah Paman Harold, dia adalah ayah Eustace. Disana mereka tidak merasa nyaman, karena sikap eustace dan paman harold yang tidak memperlakukan mereka cukup baik. Sedangkan Susan dan Peter sedang berada di Amerika.

Ketika tengah ngobrol bertiga Lucy, Edmund dan Eustace, tentang lukisan di kamar Edmund, tiba-tiba gambar dari lukisan itu menjadi hidup dan menenggalamkan mereka, saat terapung mereka sudah berada di Narnia. Petualanganpun dimulai.. Selanjutnya baca sinopsisnya di tempat lain aja yah... Wkwkwkwkwkwk

Menurut saya, ini adalah film terbaik dari serinya.. Hmmm... Yah, yang pertama dan ketiga ini sama bagusnya.. Saya suka.... Walaupun Anna Kathrine Popplewell ga banyak nongol di filmnya. Tapi lucy ketika rambutnya ga dikuncit semakin asyik dipelototin... Yang bikin saya bete pas nonton yaitu kehadiran peter yang Cuma sepesekian detik itu, bikin temen nonton saya histeris.. -_-“

Dari segi cerita, bagus.. Pemainnya kereen.. Settingnya lumayan.. Ahhh pokoknya kereen deh. Mungkin karena cerita fantasi seperti ini merupakan favorit saya, jadi saya ga bosen mantengin film ini dari awal hingga akhir.. Dan saya juga pengen nonton lagi hohoho... Inti dari ceritanya kali ini adalah kamu harus percaya pada diri sendiri, kemampuan sendiri, gitu deh.. (kesimpulan yang ga jelas)

Oh ya, seperti biasa.. Ending song-nya juga bagus... Kalau di Prince Caspian ada Regina Spektor yang The Call.. Kali ini ada Carrie Underwood dengan There’s a place for us, yang ga kalah bagusnya dibandingan the call.. Semoga dibikin film selanjutnya yah.. (sambil berharap the subtle knife juga dibikin filmnya)

Senin, 13 Desember 2010

Solemn Moment At Bengkulu




Hari sabtu kemarin, saya bareng Dian datang ke Bengkulu untuk menghadiri nikahan temen baik saya, Yudha (flamehearth) dan Nina (solarvoyager). Ehmm... Pertemuan mereka pertama kali adalah di launching Maryamah Karpov, bisa liat disini deh
http://museliem.multiply.com/photos/album/26/Launching_Maryamah_Karpov Diungkit sampe liang kubur hahahahahahaa

Di Bengkulu kita tidak hanya ke nikahan dong, sambil menyelam minum air, jadi ketika pagi nyampe sana dan ngobrol2 sama calon pengantin, kita mengutarakan niat klo mau jalan-jalan keliling Bengkulu. Ga ada niatan kita untuk ngajakin mereka (calon pengantin) sama sekali. Tapi tau yang terjadi? Mereka maksa untuk ikutan dan minta ijin sama orang tua buat gabung dengan kita.

Langsung dong, kita merasa ga enak. Bujuk sana bujuk sini ternyata mempelai pria yang diijinkan, tapi dengan mentah-mentah kita tolak hahahahaa... Ya iyalah besok mau nikah gitu... Masa sehari sebelumnya bercapek2 ria... Akhirnya sukseslah kita jalan bengkulu, sebelumnya saya sudah menghubungi guide untuk nganterin kita jalan-jalan.

Sabtu itu, sebelum ke hotel, sempat diajakin sekilas melihat pantai panjang, sayang karena hujan kita ga bisa foto-foto hikss, jadinya kita langsung ke hotel. Sampe hotel ganti baju, langsung meluncur ke benteng Marlborough. Benteng ini dari atas kelihatan seperti kura-kura lho. Bagus deh, saya suka warna hijau dari rumput yang cerah dan segar. Kebetulan disana memang habis hujan. Bener-bener menyejukkan. Untuk masuk ke dalam benteng ini dikenakan biaya IDR 2,5 K.

Habis dari benteng, kita langsung ke Pantai Tapak Padri, yang memang terletak di depan benteng, disana enaknya ngeliat sunset, tapi sayang, karena habis hujan, sunset ga ada hehehe.. Oh ya, kebetulan disana sedang ada pesta rakyat, namanya Tabot. Semacam upacara adat gitu deh. Jadi nanti ada sesajen yang katanya di buang di suatu tempat, upacara pembuangan sesajen itu dilakukan tanggal 10 muharram, sedangkan sebelumnya Cuma ada pasar malam atau pameran-pameran untuk merayakan tabot. Dimana pameran itu diadain dekat benteng, jadi suasana disana rame bangeet.

Menjelang isya, kita nyampe di hotel, karena kelelahan dan masuk angin akibat kehujanan, kita memutuskan untuk tidak ikutan acara seserahan. Minggu pagi akad nikah dan siang resepsi. Hebatnya, habis resepsi si pengantin itu langsung ngajakin kita jalan. Alhasil sorenya, kita dijemput dan diajakin ke pantai panjang. (geleng2 kepala liat kelakuan pengantin)

Pas maghrib, pengantin itu ditelp karena masih ada acara yang harus dihadiri.. wkwkwkwkwwkwk, akhirnya mereka pulang duluan. Sampe hotel, kita dijemput untuk menghadiri acara itu, untung sampe sana acara udah selesai, jadi Cuma ngobrol2 aja. Hehehehe

Kamis, 09 Desember 2010

High Heels

Sejujurnya, saya adalah orang yang parno melihat wanita dengan high heels. Semua bermula sejak saya menonton film cellular yang dibintangi Chris Evans dan kim Bassinger. Ga juga sih, dulu ketika masih kecil, ibu saya mengeluh betapa tersiksanya beliau ketika harus mengikuti upacara selama berjam-jam sambil mengenakan high heels.

Di film cellular itu, ada adegan dimana kim bassinger membunuh penjahat dengan high heels, dimana sepatunya itu menembus ke jantung penjahat dan darah bercecer dimana-mana (sengaja bikin spoiler). Pokoknya adegan yang bener2 bikin saya eneg dan jadi paranoid setiap ngelihat high heels. Dan beberapa hari yang lalu, apa yang saya takutkan mengenai high heels terjadi juga.

Rabu malam kemarin, saya bersama beberapa temen nonton Tangled aka Rapunzel di salah satu mall di kawasan pondok indah (Baca PIM). Salah satu temen saya menggunakan high heels, ketika tengah menunggu studio dibuka, kita ngobrol berlima, ternyata teman saya yang baik hati dan pengguna high heels tersebut, berjalan mundur dan tiba-tiba...................................

Sukseslah ujung hak tingginya itu menginjak jempol kaki saya yang putih, bersih dan wangi. Untung saya mampu menahan diri tidak berteriak sekuat tenaga, karena emang amat sangat sakit. Temen saya itu langsung minta maaf dan bilang klo dia ga sengaja nginjek kaki saya. Saya sih memaafkan, tapi sengaja atau tidaknya hanya dia dan Tuhan yang tahu wkwkwkwwkwkw (masih kagak ikhlas). Sejak kejadian itu sukseslah jempol kaki saya cantengan hingga hari ini.

Jadi, kepada anda para wanita pengguna high heels, saya harap untuk waspada dalam melangkah dan gunakanlah sepatu itu sebagai alas kaki, bukan alat lain kalau tidak terpaksa. Terima kasih..

Rabu, 08 Desember 2010

About TDOWK, HP7(1) and Rapunzel

The Diary of Wimpy Kid

Saya tidak tau kalau buku “Diary si bocah tengil” ini difilmkan. Sehingga saya juga ga ngerti filmnya dibikin kapan, digugling aja atau silahkan cek di imdb yah. Saya memang menyukai bukunya, bisa membuat saya tertawa tengah malam. Jadi, ketika beberapa waktu yang lalu saya ke Poins hunting DVD, saya menemukan film ini dipajang disana, langsung deh dibeli.

Ceritanya ga jauh beda dengan bukunya. Tentang Greg Haffley yang baru mulai masuk sekolah menengah, dia punya dua saudara manny dan rodrick. Greg hanyalah anak biasa yang tidak punya kelebihan, dia punya seorang sahabat bernama Rowley. Greg bukanlah anak nakal atau sejenisnya, dia sebenarnya anak baik dan jujur, hanya saja beberapa kejadian membuatnya terlihat seperti anak nakal. Di sekolah dia berjuang untuk menjadi anak populer, sedangkan di rumah berusaha untuk mendapatkan perhatian orang tuanya.

Filmnya bagus dan lucu, keren, saya suka.. Detilnya silahkan nonton sendiri yah.. Cukup menghibur.. 7/10 menurut saya J

Harry Potter and Deathly Hallows Part 1

Sudah basi banget yah nih pilm, hehe sudah banyak yang review, yang sebagian besar adalah pujian. Klo menurut saya, film ini memang luar biasa, bagus, keren, darker, pokoknya pujian semua deh, sedihnya dapat (apalagi ketika Dobby meninggal, adegannya lebih sedih dibandingkan saat sirius meningal di HP5), konfliknya pas, ga terlalu lebay.. Di film ini saya semakin suka mantengin Bonnie Wright aka Ginny Weasley, sama Helena Bonham Carter yang jadi Belatrix Lestrange... Hmmm... Klo masalah alur, plot, dll dah pada taukan? Pokoknya kereeen abiess nih film. (8/10)

Rapunzel (ga 3D)

Nonton film ini karena beberapa orang bilang bagus, begitu juga kata ibu dua anak ini (cross finger). Dan saat saya menonton semalam.. Jreng.. Jreng.. Sedikit membosankan... Memang ada beberapa scene yang indah dan sangat mengagumkan, tetapi selebihnya datar dan beberapa joke yang cukup garing. Menurut saya lho ya... Lagu-lagunya juga ga banyak yang bisa saya ingat, kecuali ada lagu I have a dream, yang dinyanyiin oleh Rapunzel ketika dia kabur dari rumah trus nyasar di rumah makan yang isinya penjahat itu.

Sejauh ini, film yang dikeluarin sama Disney sejak abad 21, yang memorable cuma Enchanted.. Itu ceritanya bagus, lucu, dan lagu2nya juga bagus. Memorable, dan Amy Adams juga kereeen di pilm itu, selebihnya kok ga ada yang berkesan bagi saya. (6/10)

Selasa, 07 Desember 2010

Catatan Akhir Kuliah

There are places I remember
All my life though some have changed
Some forever not for better
Some have gone and some remain

Sepenggal lirik dari The Beatles, walaupun saya lebih suka versi Emi Fujita hehe.. Sangat sesuai dengan suasana hati saya dan mungkin beberapa teman saat ini.

Yups, dua tahun lebih saya sudah menimba ilmu di kampus plat merah ini. Sekarang masa2 kuliah itu sudah usai, 5 bulan ke depan kita akan disibukkan dengan skripsi.. Kemarin, hari terakhir ujian, seorang teman cerita bahwa dia nangis dulu sebelum berangkat (should i mention her name? Ga usah ya). Maklum hari terakhir ujian menandakan hari terakhir kita ngumpul, selebihnya kita sudah mulai sibuk dengan urusan masing-masing, sebelum akhirnya dikembalikan ke kantor masing-masing.

Melanjutkan pendidikan di kampus plat merah ini bukan pilihan yang jelek, setidaknya itu yang saya rasakan. Yang terjadi yang terbaik.. Begitu katanya, dan saya rasa hal itu benar adanya. Awalnya, saya sempat dihujat teman2 karena melanjutkan kuliah di kampus plat merah ini. Karena tadinya teman2 mengharapkan saya untuk kuliah di kampus perjuangan atau kampus lain yang ada di Jakarta. Tapi, saya bersikukuh untuk ikut test disini.

Memang sih, saya tidak terlalu mempersiapkan diri awalnya, nothing to lose, ternyata Tuhan mengijinkan, akhirnya sayapun bisa melanjutkan kuliah disini sebagai pegawai tugas belajar, tanpa harus kerja di siang hari...

Banyak suka yang saya alami, yah tentunya dengan sedikit duka. Duka hanya seputar kuliah yang memusingkan kepala itu. Sukanya? Banyak sekali, saya menemukan teman sejati disini hohoho.. Yups, disinilah saya mengerti bahwa “the real friend” adalah orang yang ada di saat kamu membutuhkan. Dan ternyata ada banyak orang seperti itu di kampus ini, yang selama ini susah saya temukan di luar sana.

Saya punya temen main, karaoke bareng, nonton bareng, seru bareng dan tentunya ngerjain tugas bareng..hehehe.. Ahhh... Tidak ada yang bisa saya ekspresikan lebih lanjut, saya benar2 bersyukur kepada Allah atas anugerah yang telah diberikan..

In my life I've loved them all