This is the story of me on last Wednesday
Jadi bagini, awalnya saya berencana untuk kopdaran dengan Yuk Uli dan Mbak Dessy, untuk pertama kalinya saya bertemu dengan Yuk Uli, sedangkan dengan Mbak Dessy, sudah eneg kali ketemu trus, maklum kost beliau dekat dengan kost saya waktu di Depok kemarin :P piss mbak ^^V
Berhubung Yuk Uli, skg sudah kerja di Jakarta, setelah beberapa bulan di Pontianak dan jadi pengangguran di Palembang, akhirnya beliau dapat pekerjaan juga di kota yang lebih kejam dari ibu tiri ini. Akhirnya rencanapun dibuat dan terpilihlah hari Rabu kemarin jam 7 malam di sebuah mall yang mempunyai motto The Best Meeting Point tersebut.
Awalnya saya berpikir, hanya akan ada tiga orang yang datang, ternyata setelah saya chat dengan mbak dessy rabu pagi, she said that there will be two of their college friends and they both are female, mbak hesty dan mbak mima (bukan nama awards2an ntu yak), saya sempat mengundurkan diri dari acara tersebut karena semuanya cewek dan saya akan menjadi satu2nya orang yang paling qiyuuuut disana, tapi mbak dessy memaksa, setelah tawar menawar lewat YM, akhirnya saya bersedia untuk hadir karena dijanjikan akan dibayari makan malam hehehehehe…
Sepulang kuliah di Purnawarman jam setengah lima sore, saya menitipkan motor kepada Pak Yudha untuk dibawa pulang ke kost, kemudian bersama Teh Botol saya menuju “D’ Rainbow”, setibanya disana lalu berpisah dengan Sosro sayapun langsung menuju foodcourt, dan ketemu mbak dessy, tak lama berselang mbak hesty datang dan terakhir mbak Mima, sedangkan yang punya acara sendiri baru tiba pukul 6.30 PM, padahal kantornya hanya selemparan baju tidur dari Plangi. Fyi, I was so starving that nite.
Tempat makan biasa langsung didatangi, saya memesan Sapi Bakar Set dan Jasmine Green Tea, dan perbincanganpun dimulai, yah, karena saya adalah kaum minoritas, akhirnya saya mengalah mendengarkan pembicaraan ibu2 muda itu mengenai teman kuliah mereka, jumlah temen yang cerai ternyata ada 7 lho termasuk yang masih dalam proses (ternyata mereka menganggap temen yang cerai itu adalah saiangan bagi mereka para single, padahal saya mau mengungkapkan, bukannya itu adalah peluang bagi si single untuk mendekati sang mantan suami?), trus kehidupan cinta Yuk Uli yang jatuh bangun mulai dari Bule Malaysia (Namanya klo ga salah Jeff dll), Oknum ES, Oknum IS yang ntu tuh, temen mereka yang jadi atheis dan blab la bla. Oh ya, jam 8 malam Uni menyusul, lengkaplah penderitaan saya saat itu.

Alhamdulillah, waktu yang berputar begitu lambat malam itu menunjukkan pukul 9.30 malam. Akhirnya mereka pulang juga. Saya langsung bernafas lega, hahaha akhirnya saya bisa bebas dan lepas dari belenggu sang penyamun qeqe. (ok, semua tulisan ini hanyalah candaan belaka wkwkwkwwk)
Sekarang saya tinggal menunggu tanggal ** untuk meminta traktiran dari Yuk Uli, btw tanggal itu hari minggu lho yuk. Hahahaha…
Joanna Wang – bada bada is now playing on my winamp
Comments are always welcome...... ^^