Beberapa waktu yang lalu, nana nulis postingan tentang buku Rene Suhardono di MPnya dia, buku kedua Rene yang juga sudah saya baca, begitu pula dengan buku pertamanya Your Job Is Not Your Career...
Oklah, buku-buku semacam ini biasanya saya baca, suka, jadi semangat, pengen berubah, dan punya niatan, namun ketika buku itu selesai dibaca, dan ditaruh di rak buku, biasanya semangat dan niat itu juga turut ikut ke dalam rak buku, yang berarti saya kembali menjadi manusia yang alakadarnya, this is me, beginilah saya, apa adanya...
Jumat kemarin, seorang teman minta tolong kepada saya untuk dilihatkan SPT Tahunannya selama 4 tahun terakhir, karena dia tidak punya data dan juga tidak punya hak untuk mengakses aplikasi tersebut, setelah dibuka saya melihat penghasilan dia selama 4 tahun terakhir lebih besar daripada penghasilannya bekerja di kantor skg. Saya bertanya, dimana dia dulu bekerja dan mengapa dia resign dari kantor tersebut, dia menjawab klo dia kerja di KAP yang termasuk the big four, trus keluar karena malas, tidak sesuai dengan passion...
Ngoook.... mendengar jawaban tersebut, saya merasa tertohok, karena saya pikir definisi sukses dan berhasil adalah ketika kamu berhasil pindah dari tempat kerja yang lama ke tempat yang baru dengan penghasilan yang lebih tinggi, lah ini malah sebaliknya... Sayang, saya tidak sempat menanyakan apa "passionnya" dia.. besok deh di kantor ditanyain lagi...
Bagi saya sendiri, saya belum tau apakah sudah menemukan passion atau tidak, karena selama ini saya menikmati bekerja sebagai abdi negara walau terkadang ada hal-hal yang menyebalkan... Entahlah, penting atau tidak bekerja sesuai dengan passion? karena bagi saya yang penting datang kerja pulang trus digaji... Mungkin itu passion saya...
Klo kata si Rene "Your passion is not what you're good at - it is what you enjoy the most."
So, have you found your passion?
Oklah, buku-buku semacam ini biasanya saya baca, suka, jadi semangat, pengen berubah, dan punya niatan, namun ketika buku itu selesai dibaca, dan ditaruh di rak buku, biasanya semangat dan niat itu juga turut ikut ke dalam rak buku, yang berarti saya kembali menjadi manusia yang alakadarnya, this is me, beginilah saya, apa adanya...
Jumat kemarin, seorang teman minta tolong kepada saya untuk dilihatkan SPT Tahunannya selama 4 tahun terakhir, karena dia tidak punya data dan juga tidak punya hak untuk mengakses aplikasi tersebut, setelah dibuka saya melihat penghasilan dia selama 4 tahun terakhir lebih besar daripada penghasilannya bekerja di kantor skg. Saya bertanya, dimana dia dulu bekerja dan mengapa dia resign dari kantor tersebut, dia menjawab klo dia kerja di KAP yang termasuk the big four, trus keluar karena malas, tidak sesuai dengan passion...
Ngoook.... mendengar jawaban tersebut, saya merasa tertohok, karena saya pikir definisi sukses dan berhasil adalah ketika kamu berhasil pindah dari tempat kerja yang lama ke tempat yang baru dengan penghasilan yang lebih tinggi, lah ini malah sebaliknya... Sayang, saya tidak sempat menanyakan apa "passionnya" dia.. besok deh di kantor ditanyain lagi...
Bagi saya sendiri, saya belum tau apakah sudah menemukan passion atau tidak, karena selama ini saya menikmati bekerja sebagai abdi negara walau terkadang ada hal-hal yang menyebalkan... Entahlah, penting atau tidak bekerja sesuai dengan passion? karena bagi saya yang penting datang kerja pulang trus digaji... Mungkin itu passion saya...
Klo kata si Rene "Your passion is not what you're good at - it is what you enjoy the most."
So, have you found your passion?






tapi nanti jadinya gini 




