Selasa, 31 Juli 2012

Drama Dimana-mana

Namanya juga kita tinggal di Panggung Sandiwara, jadi dimana-mana ada drama..... Drama Queen gitu deh, dan semalam terjadi di pertandingan Women Double Badminton Olympic Games 2012....

Sumber dari segala sumber drama ini sebenernya bermula dari  pasangan ganda China Tian Qing/Zhao Yunlei yang secara mengejutkan dikalahkan oleh Ganda Denmark Kamilla Rhytr Juhl dan Christina Pederson... Kekalahan ini membuat ambisi China untuk membuat All-Chinese Final kemungkinan gagal.. Karena Qing/Zhao akan bertemu Yu Yang/Wang Xiaoli di Semi Final..

Ternyata eh ternyata, setelah itu ada skenario besar, pertandingan Yu/Wang melawan Kim Ha Na dan Ju Kyung Eun asal korea diwarnai drama.. Dimana Yu/Wang mengalah dengan permainan yang nggak banget.. Penonton kecewa dan menyoraki (di rumah masing-masing), akhirnya Yu/Wang kalah 2 set langsung... Dan misipun berhasil...

Kejadian ini berdampak ke pertandingan setelahnya yang mempertandingkan Greysia Polii dan Meiliana Jauhari vs Ha Jung Eun dan Kim Min Jung, sebenernya pertandingan mereka itu memperebutkan juara grup, dimana sang juara grup tersebut kalau menang akan menantang pemain China Yu Yang/Wang Xiaoli.. (Fyi Yu/Wang ini pemain ganda wanita terbaik saat ini, sejak dipasangkan tahun kemarin baru 4 kali kalah, itupun sebagian besar di final melawan pasangan china juga)...  Karena permainan yang "drama" banget itu karena sama2 pengen mengalahkan diri... Akhirnya Greysia/Meiliana dan Ha/Kim pun dikenakan Black Card alias didiskualifikasi.. Tapi karena lobi2 dari official pertandinganpun dilanjutkan walaupun tetep tanpa greget, dan dimenangkan oleh pasangan korea...

DRAMA... capek deh ngikutin drama reality, sebenernya kalau memang pemain yang menjunjung tinggi sportifitas, melawan siapa dan kapan dan dimana harusnya tidak boleh gentar.. Sangat disayangkan... Yah.. Semoga ke depannya bisa lebih baik.. Dan di pertandingan selanjutnya Grey/Mel biasa tampil baik dan memperoleh medali untuk Indonesia.... Harusnya yang dikualifikasi itu adalah Yu Yang dan Wang Xiaoli.. walaupun nanti jadi juara tapi diperoleh dengan cara yang licik.. benar2 memalukan.....


Pasangan Ina dan Korea melakukan lobby saat didiskulifikasi


Gambar dari sini

Drama Dimana-mana

Namanya juga kita tinggal di Panggung Sandiwara, jadi dimana-mana ada drama..... Drama Queen gitu deh, dan semalam terjadi di pertandingan Women Double Badminton Olympic Games 2012....

Sumber dari segala sumber drama ini sebenernya bermula dari  pasangan ganda China Tian Qing/Zhao Yunlei yang secara mengejutkan dikalahkan oleh Ganda Denmark Kamilla Rhytr Juhl dan Christina Pederson... Kekalahan ini membuat ambisi China untuk membuat All-Chinese Final kemungkinan gagal.. Karena Qing/Zhao akan bertemu Yu Yang/Wang Xiaoli di Semi Final..

Ternyata eh ternyata, setelah itu ada skenario besar, pertandingan Yu/Wang melawan Kim Ha Na dan Ju Kyung Eun asal korea diwarnai drama.. Dimana Yu/Wang mengalah dengan permainan yang nggak banget.. Penonton kecewa dan menyoraki (di rumah masing-masing), akhirnya Yu/Wang kalah 2 set langsung... Dan misipun berhasil...

Kejadian ini berdampak ke pertandingan setelahnya yang mempertandingkan Greysia Polii dan Meiliana Jauhari vs Ha Jung Eun dan Kim Min Jung, sebenernya pertandingan mereka itu memperebutkan juara grup, dimana sang juara grup tersebut kalau menang akan menantang pemain China Yu Yang/Wang Xiaoli.. (Fyi Yu/Wang ini pemain ganda wanita terbaik saat ini, sejak dipasangkan tahun kemarin baru 4 kali kalah, itupun sebagian besar di final melawan pasangan china juga)...  Karena permainan yang "drama" banget itu karena sama2 pengen mengalahkan diri... Akhirnya Greysia/Meiliana dan Ha/Kim pun dikenakan Black Card alias didiskualifikasi.. Tapi karena lobi2 dari official pertandinganpun dilanjutkan walaupun tetep tanpa greget, dan dimenangkan oleh pasangan korea...

DRAMA... capek deh ngikutin drama reality, sebenernya kalau memang pemain yang menjunjung tinggi sportifitas, melawan siapa dan kapan dan dimana harusnya tidak boleh gentar.. Sangat disayangkan... Yah.. Semoga ke depannya bisa lebih baik.. Dan di pertandingan selanjutnya Grey/Mel biasa tampil baik dan memperoleh medali untuk Indonesia.... Harusnya yang dikualifikasi itu adalah Yu Yang dan Wang Xiaoli.. walaupun nanti jadi juara tapi diperoleh dengan cara yang licik.. benar2 memalukan.....


Pasangan Ina dan Korea melakukan lobby saat didiskulifikasi


Gambar dari sini

Senin, 23 Juli 2012

Nasib Roker

Sebenernya jadi pengguna transportasi umum khususnya KRL itu amat sangat membantu beberapa hal yang dicanangkan oleh Pemerintah, contohnya dengan menaiki KRL, kita sudah membantu pemerintah mengurangi kemacetan jalan raya, kebayangkan klo ribuan roker ini masing-masing membawa kendaraan sendiri dari Depok or Bogor or Bekasi or Serpong or Tangerang atau Bojong, Cilebut, Citayam dan sebagainya menggunakan kendaraan pribadi ke kantor? Bisa amat sangat parah kemacetannya...

Selain itu dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi berarti kita secara tidak langsung sudah mendukung pemerintah untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi, dengan begitu juga secara tidak langsung kita sudah menghemat energi dari alam yang katanya merupakan barang yang tidak dapat diperbarui...

Cuma gitu, kadang sebagai seorang rakyat jelata, dewa-dewa di khayangan itu tidak terlalu mempedulikan.. Mereka hanya akan turun ke jalanan kalau sudah dekat-dekat Pemilu or Pilkada, baru mau naik KRL di jam sibuk dengan rute yang BERLAWANAN dengan para komuter ini seperti salah satu calon itu, intinya mereka hanya memajang diri di dalam transportasi massa untuk kemudian dipilih, masalah menepati janji? Mmmm nanti kali yeee, mending ke sponsor dulu...

Kemarin itu... Gue seperti biasa pulang dan kaget aja ketika tiba di Stasiun Sudirman jam 17.00 dengan keadaan yang amat sangat parah, eskalator dimatikan karena kondisi di Peron 2 menuju Manggarai - Depok - Bogor dipenuhi oleh lautan manusia, ga ada tempat untuk berdiri manis lagi... Kata temen memang selama satu jam sebelumnya tidak ada kereta.. kriik.. kriiik....
Kondisi Stasiun Sudirman (Dukuh Atas) Peron 2 jam 17.00 tanggal 23 Juli 2012

Kondisi yang berdesakan di Peron itu sangat berbahaya, terdorong sedikit mungkin yang berdiri di depan sudah nyemplung ke rel, syukur2 klo ga ada kereta, lah klo kereta masuk biasanya manusia2 ini dengan entengnya maju tanpa memikirkan nyawa orang yang di depannya.. Ditambah bulan Oktober nanti ongkos kereta mau naik 2rb hiks...

Jadi hingga saat ini, saya juga masih bingung memikirkan solusi per-KRL-an yang menargetkan akan menggaet 1,2juta Penumpang per hari tahun 2016 atau tahun berapa begitu....

Masa bayar cuma 6ribu mau minta selamat sih...?? *joke super jayus ala Metro mini*




Nasib Roker

Sebenernya jadi pengguna transportasi umum khususnya KRL itu amat sangat membantu beberapa hal yang dicanangkan oleh Pemerintah, contohnya dengan menaiki KRL, kita sudah membantu pemerintah mengurangi kemacetan jalan raya, kebayangkan klo ribuan roker ini masing-masing membawa kendaraan sendiri dari Depok or Bogor or Bekasi or Serpong or Tangerang atau Bojong, Cilebut, Citayam dan sebagainya menggunakan kendaraan pribadi ke kantor? Bisa amat sangat parah kemacetannya...

Selain itu dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi berarti kita secara tidak langsung sudah mendukung pemerintah untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi, dengan begitu juga secara tidak langsung kita sudah menghemat energi dari alam yang katanya merupakan barang yang tidak dapat diperbarui...

Cuma gitu, kadang sebagai seorang rakyat jelata, dewa-dewa di khayangan itu tidak terlalu mempedulikan.. Mereka hanya akan turun ke jalanan kalau sudah dekat-dekat Pemilu or Pilkada, baru mau naik KRL di jam sibuk dengan rute yang BERLAWANAN dengan para komuter ini seperti salah satu calon itu, intinya mereka hanya memajang diri di dalam transportasi massa untuk kemudian dipilih, masalah menepati janji? Mmmm nanti kali yeee, mending ke sponsor dulu...

Kemarin itu... Gue seperti biasa pulang dan kaget aja ketika tiba di Stasiun Sudirman jam 17.00 dengan keadaan yang amat sangat parah, eskalator dimatikan karena kondisi di Peron 2 menuju Manggarai - Depok - Bogor dipenuhi oleh lautan manusia, ga ada tempat untuk berdiri manis lagi... Kata temen memang selama satu jam sebelumnya tidak ada kereta.. kriik.. kriiik....
Kondisi Stasiun Sudirman (Dukuh Atas) Peron 2 jam 17.00 tanggal 23 Juli 2012

Kondisi yang berdesakan di Peron itu sangat berbahaya, terdorong sedikit mungkin yang berdiri di depan sudah nyemplung ke rel, syukur2 klo ga ada kereta, lah klo kereta masuk biasanya manusia2 ini dengan entengnya maju tanpa memikirkan nyawa orang yang di depannya.. Ditambah bulan Oktober nanti ongkos kereta mau naik 2rb hiks...

Jadi hingga saat ini, saya juga masih bingung memikirkan solusi per-KRL-an yang menargetkan akan menggaet 1,2juta Penumpang per hari tahun 2016 atau tahun berapa begitu....

Masa bayar cuma 6ribu mau minta selamat sih...?? *joke super jayus ala Metro mini*




Kamis, 12 Juli 2012

(Lomba) Senyumku Untuk Berbagi

Ikutan lomba kaklist

Senyumku Untuk Berbagi

Foto ini diambil lebih dari setahun yang lalu, di Jembatan Tidung yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil, Pulau Tidung sendiri terletak di kawasan kepulauan seribu provinsi Jekardah... Walaupun sudah lebih dari setahun, tapi ga ada yang berubah kok dari penampilan saya, yah sekarang sih sedikit lebih unyuuu.... *ditampar*


Dua orang diatas selain saya, adalah Aga dan Yudha, dua teman terbaik yang saya punya.. Jalan sama teman karib memang selalu menyenangkan, apapun yang terjadi bawaannya selalu fun dan seru.. Seperti yang nampak diatas, padahal ga ada yang taukan sebelumnya kita harus berjemur di atas kapal bernama  "Madinah" karena tidak mendapat tempat berteduh di dalam kapal akhirnya kita berpanas-panas ria diatas dek kapal itu, kurang lebih 2 jam perjalanan yang cukup menyiksa dari Angke - Tidung... Tapi bersama teman atau sahabat, panas ataupun badai sekalipun akan mampu dihadapi.. Apapun yang terjadi pasti akan selalu dihadapi dengan senyuman.. Ceileeehhhh *akun ini tidak dibajak*

Oke, jadi intinya kenapa saya tersenyum adalah karena saya memang suka tersenyum.. Menikmati bentangan alam ciptaan Tuhan yang sangat indah bersama orang-orang yang menyenangkan menjadi alasan untuk selalu tersenyum dan bahkan tertawa sepanjang waktu....

(Lomba) Senyumku Untuk Berbagi

Ikutan lomba kaklist

Senyumku Untuk Berbagi

Foto ini diambil lebih dari setahun yang lalu, di Jembatan Tidung yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dengan Pulau Tidung Kecil, Pulau Tidung sendiri terletak di kawasan kepulauan seribu provinsi Jekardah... Walaupun sudah lebih dari setahun, tapi ga ada yang berubah kok dari penampilan saya, yah sekarang sih sedikit lebih unyuuu.... *ditampar*


Dua orang diatas selain saya, adalah Aga dan Yudha, dua teman terbaik yang saya punya.. Jalan sama teman karib memang selalu menyenangkan, apapun yang terjadi bawaannya selalu fun dan seru.. Seperti yang nampak diatas, padahal ga ada yang taukan sebelumnya kita harus berjemur di atas kapal bernama  "Madinah" karena tidak mendapat tempat berteduh di dalam kapal akhirnya kita berpanas-panas ria diatas dek kapal itu, kurang lebih 2 jam perjalanan yang cukup menyiksa dari Angke - Tidung... Tapi bersama teman atau sahabat, panas ataupun badai sekalipun akan mampu dihadapi.. Apapun yang terjadi pasti akan selalu dihadapi dengan senyuman.. Ceileeehhhh *akun ini tidak dibajak*

Oke, jadi intinya kenapa saya tersenyum adalah karena saya memang suka tersenyum.. Menikmati bentangan alam ciptaan Tuhan yang sangat indah bersama orang-orang yang menyenangkan menjadi alasan untuk selalu tersenyum dan bahkan tertawa sepanjang waktu....